Sabtu, 01 Desember 2012

Taxonomy of Varanus salvator



Ordo Squamata
           Ordo Squamata adalah reptil yang memiliki ciri-ciri diantaranya perkembangbiakannya secara ovovivipar atau ovipar dengan vertilisasi internal dan tubuhnya ditutupi oleh sisik yang terbuat dari bahan tanduk. Sisik ini mengalami pergantian secara periodik yang disebut molting. Sebelum mengelupas, stratum germinativum membentuk lapisan kultikula baru di bawah lapisan yang lama. Ordo Squamata terbagi menjadi tiga sub ordo yaitu sub ordo Lacartilia, Serpentes, dan Amphisbaenia dengan enam belas famili dimana hanya empat famili saja yang ditemukan di indonesia yaitu Agamidae, Gekkonidae, Scincidae, Varanidae.
            Famili Varanidae termasuk dalam anggota sub ordo Lacartilia yang mempunyai ciri khas bercakar, lidah panjang dan bercabang, rahang bawahnya  bersatu pada rahang atas pada bagian yang disebut satura, mempunyai sisik yang bervariasi. Sisik tersebut terbuat dari bahan tanduk namun ada pula yang termodifikasi membentuk tuberkulum dan sebagian lagi menjadi spina.  Selain itu pada Lacertilia mereka memiliki kelopak mata dan lubang telinga.
Sementara famili Varanidae sendiri mempunya ciri khas badannya yang besar dengan sisik yang bulat di bagian dorsalnya sedang di bagian ventral sisik melintang dan terkadang terdapat lipatan kulit di bagian leher dan badannnya. Lehernya panjang dengan kepala yang tertutup oleh sisik yang berbentuk polygonal. Lidahnya panjang bercabang dan tipe giginya pleurodont. Pupil matanya bulat dengan kelopak dan lubang telinga yang nyata. Spesies dari famili Varanidae diantaranya adalah adalah biawak air ( Varanus salvator) dan spesies dengan ukuran terbesar yaitu komodo ( Varanus comodoensis ) yang panjangnya dapat lebih dari 3 meter (Zug 1993).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar